Oleh: iyanradiana | November 14, 2009

Apa yang harus dilakukan Pengusaha UKM dimasa Krisis?

Apakah solusi untuk meningkatkan keuntungan dan keberhasilan dimasa krisis? Inilah pertanyaan dari 9 dari 10 pengusaha UKM di masa krisis. Kenapa demikian? Karena 9 dari 10 bisnis akan terpengaruh oleh krisis ini.

Sebelum saya memberikan solusi sederhana, saya akan menceritakan sedikit tentang kesalahan yang secara umum yang dilakukan oleh pengusaha UKM. Kebanyakan pemilik UKM selalu ingin menjual segala sesuatu ke semua orang. Mereka selalu berpikir bahwa keuntungan besar akan didapat dari menjual berbagai produk dan jasa ke sebanyak mungkin orang

Apakah ini yang anda lakukan sekarang ? Apakah anda sedang mencoba menarik berbagai target pasar ? Jika itu yang anda lakukan anda berada pada jalur yang salah dan alih-alih anda untung anda akan buntung.

Anda akan lebih berhasil jika memfokuskan bisnis dan pemasaran anda pada produk, jasa dan calon pelanggan yang sangat spesifik. Ketika anda mencoba menarik setiap orang, tidak akan ada seorangpun yang akan menganggap anda ahli atau provider yang sempurna.

businessman-moneytree

Solusinya?

Fokuskan bisnis anda pada ceruk pasar yang menguntungkan!

Kelihatannya sederhana, namun 98% pemilik UKM (hasil survey di USA) adalah seperti itu dan saya kira di Indonesia juga tidak akan jauh berbeda. Mereka mencoba menarik terlalu banyak orang sehingga mereka tidak mendapatkan loyalitas pelanggannya karena kepuasan yang rendah.

Sebagai contoh, bayangkan anda hendak membuka sebuah restoran yang disukai setiap orang. Makanan apa yang akan anda sajikan? Mungkin anda akan menyajikan makanan yang rendah garam, rendah gula, rendah lemak, dan hanya menyajikan sayur-sayuran untuk memuaskan vegetarian, dan menyajikan makanan yang tidak terlalu pedas untuk memuaskan orang yang tidak tahan pedas, dll, yang pada akhirnya, yang tersisa adalah makanan yang hambar yang tidak menarik untuk siapapun juga.

Sekarang, bayangkan jika anda hanya ingin membuat sebuah restoran yang terbaik untuk ceruk pasar tertentu saja, misalnya restoran untuk penggemar daging bebek tiktok (campuran itik dan entok). Ada warung atau restoran yang menjual daging bebek ini dan  benar-benar sukses.

Restoran yang menyajikan daging bebek tiktok bukanlah untuk semua orang dan jelas tidak akan menarik kaum vegetarian. Tetapi jika anda seorang karnivora, dan sudah bosan dengan daging ayam, misalnya, anda akan sangat menggemarinya.

Ibu Elly, tinggal di Jakarta Selatan, memproduksi sepatu khusus untuk kaki yang bermasalah. Menurut perhitungan dia di Indonesia ada 0,5% penduduk mempunyai bermasalah.  Dia mematok harga dari Rp. 300,000,- sampai dengan Rp. 2,000,000,- per sepatang sepatu. Dari usaha rumahan ini Ibu Elly bisa meraup omzet lebih satu milliar per tahun. Beberapa menteri bahkan wapres Yusuf Kalla sekalipun memesan sepatu dari ibu Elli. Inilah contoh bisnis dengan segmentasi pasar yang sangat focus.

Apakah bisnis anda sudah focus pada target pasar tertentu? Kebanyakan akan mengatakan tentu saja sudah. Apa betul begitu? Anda bisa mengadakan pengujian sederhana untuk membuktikan bahwa bisnis anda sudah fokus pada target pasar tertentu apa belum.

Jika anda bertanya kepada lima orang untuk menggambarkan tentang bisnis atau usaha yang anda lakukan—apakah mereka akan memberikan jawaban yang sama? Jika ya, berarti anda sudah focus.

Dapatkah anda memfokuskan bisnis anda dan menaikan keuntungan?

Dengan spesialisasi, dan memfokuskan bisnis anda, anda akan menjadi ahli di dalam industri anda. Anda tidak akan menarik semua orang tetapi anda akan menarik lebih banyak calon pelanggan potensial anda,  yaitu orang-orang yang akan menjadi pelanggan ideal anda. Dan masih ada keuntungan lain, dengan cara  ini anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dari setiap pelanggan anda.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: